BRI dan Tantangan Transisi, Dirut BRI Sunarso Ungkap Alasan Tidak Beralih Cepat ke Model Digital Penuh

- Minggu, 17 September 2023 | 17:57 WIB
Direktur Utama BRI Sunarso (ayosolo.id/dok. BRI)
Direktur Utama BRI Sunarso (ayosolo.id/dok. BRI)

AYOSOLO.ID - Transformasi digital yang kini berjalan sukses di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tidak langsung mendorong perusahaan ini untuk mengubah model operasional dan bisnisnya menjadi sepenuhnya digital.

Pandangan ini disampaikan oleh Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam acara media gathering di BRILian Stadium, Jakarta (12/9). Keputusan BRI untuk tidak beralih ke model bisnis yang sepenuhnya digital sebagian besar dipengaruhi oleh preferensi masyarakat Indonesia yang masih banyak yang lebih suka bertransaksi menggunakan uang tunai. Sunarso menjelaskan, "Jika memang sebagian besar masyarakat belum sepenuhnya bertransisi ke dunia digital, maka kita tidak dapat sepenuhnya mendigitalkan layanan kami. Oleh karena itu, jika kita memaksakan untuk sepenuhnya digital, hal itu tidak akan berjalan dengan baik."

Sunarso pun memberikan bukti bahwa masyarakat masih senang bertransaksi menggunakan uang tunai. “AgenBRILink kita setahun volume transaksinya mencapai Rp1.300-1.400 triliun. Hal ini adalah bukti bahwa masyarakat kita masih banyak yang senang bertransaksi pakai cash dan kemudian lewat agen. Kalau kita fully digital-kan semua, terus mereka siapa yang layani?”, ungkapnya.

Perseroan pun telah memiliki strategi untuk menyasar masyarakat yang masih gemar bertransaksi secara tunai, namun di sisi lain juga dapat terus melayani masyarakat yang sudah gemar bertransaksi secara digital.

“Apa yang kita kerjakan sekarang, itulah yang kita sebut Hybrid Bank Strategy. Dan Hybrid Bank Strategy itu yang paling sederhana adalah agen. Karena agen (BRILink) itu untuk menjawab karakteristik nasabah mikro. Mereka ternyata lebih senang berbank lewat agen daripada langsung datang ke bank,” jelas Sunarso.

Di sisi lain, BRI juga terus memperkuat aplikasi digital banking yang disebut BRImo. “BRImo sekarang user-nya mencapai 27,8 juta, dan nilai transaksi BRImo sekarang sudah tumbuh 76,3%. Artinya transaksi lewat BRImo itu sudah mencapai Rp1.896 triliun. BRImo bisa kita pakai untuk apa saja. Mulai dari bangun tidur sampe tidur di malam hari. Kebutuhan transaksi bisa dilayani pakai BRImo dengan lebih dari 100 fitur di dalamnya,” imbuhnya.

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BRImo: Super Apps yang Mengubah Gaya Hidup Masyarakat

Jumat, 15 September 2023 | 21:52 WIB

Daftar Jadi Merchant BRI? BRImo Jawabannya

Jumat, 15 September 2023 | 08:32 WIB
X