Mataram Islah: Penuhi Undangan Brajamusti untuk Aksi Damai, Ratusan Suporter Persis Solo Bertolak Ke Jogja

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:42 WIB
Rombongan suporter Persis Solo bertolak ke Jogja untuk memenuhi undangan dari suporter PSIM Jogja Brajamusti.  (ayosolo.id/Wijayanti Putrisejati)
Rombongan suporter Persis Solo bertolak ke Jogja untuk memenuhi undangan dari suporter PSIM Jogja Brajamusti. (ayosolo.id/Wijayanti Putrisejati)

BANJARSARI,AYOSOLO.ID– Ratusan suporter Persis Solo bertolak ke Jogja untuk memenuhi undangan dari DPP Brajamusti, suporter PSIM Jogja untuk mengikuti doa bersama bagi para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur di Stadion Mandala Krida, Selasa 4 Oktober 2022. 

Pantauan di lapangan, sebelum berangkat para suporter Persis Solo terlebih dulu berkumpul di Plaza Manahan. Mereka mulai berdatangan sekitar pukul 15.00 WIB. Dan setelah persiapan selesai, rombongan pun berangkat dengan konvoi sepeda motor dikawal anggota Polresta Solo sekitar pukul 17.00 WIB.

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, mengatakan ada sekitar 500 suporter yang bersama-sama berangkat ke Jogja dan di sepanjang perjalanan akan dikawal oleh anggota kepolisian secara estafet. Mulai dari Solo, Klaten hingga Jogja. 

Baca Juga: Liga 3 Jateng 2022 Dilanjutkan, Safin Pati FC Bersiap Menjamu PSIR Rembang

“Kami dapat undangan dari DPP Brajamusti suporter PSIM Jogja untuk mengikuti doa bersama korban tragedi Kanjuruhan di Halaman Stadion Mandala Krida pukul 18.30 WIB," ujarnya.

Pemenuhan undangan itu, lanjutnya, juga sebagai salah satu bentuk misi perdamaian dengan suporter PSIM Jogja dan PSS Sleman untuk mengakhiri rivalitas derby Mataram yang selama ini kerap memicu bentrok antar suporter dengan Mataram Islah atau damai.

"Kita akan sosialisasikan pada korwil Pasoepati. Dengan ini kejadian di Kanjuruhan tidak terulang lagi," kata dia.

Baca Juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Lantik 2.123 Perwira Polri

Maryadi pun optimistis misi perdamaian tersebut bisa terwujud berkaca dari hubungan suporter Persis Solo dengan Persebaya Surabaya, khususnya Bonek yang dulu juga sempat menegang dan membuahkan tragedi. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X