Buka ITWCF, Sandiaga: Wellness Tourism Jadi Kunci Pemulihan Pariwisata Global

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:53 WIB
Pembukaan International Wellness Tourism Conference and Festival (IWTCF) di Hotel Alila Solo, Jumat 5 Agustus 2022.  (ayosolo.id/dok. Prokopim Pemkot Solo)
Pembukaan International Wellness Tourism Conference and Festival (IWTCF) di Hotel Alila Solo, Jumat 5 Agustus 2022. (ayosolo.id/dok. Prokopim Pemkot Solo)

LAWEYAN,AYOSOLO.ID– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan wellness tourism menjadi kunci pemulihan pariwisata global pasca Pandemi Covid-19. Dan Indonesia memiliki banyak potensi di bidang tersebut.

Dalam dua tahun terakhir kita mengalami tantangan yang besar dan industri pariwisata serta ekonomi kreatif mengalami keterpurukan. Alhamdulillah dengan penanganan pandemi yang lebih baik sehingga saat ini menjadi terkendali,” ujarnya saat memberikan sambutan pada pembukaan International Wellness Tourism Conference and Festival (IWTCF) di Hotel Alila Solo, Jumat 5 Agustus 2022. 

“Saya yakin industri yang tahan terhadap krisis adalah industri wellness, terutama setelah pandemi, kesehatan menjadi prioritas bagi semua orang,” imbuhnya.

Baca Juga: Gantikan Gerard Artigas dan Aaron Evans, Persis Solo Resmi Rekrut Ryo Matsumura dan Fernando Rodriguez

Sandiaga mengatakan, pencegahan dan mempromosikan kesehatan  untuk tidak sakit saat ini menjadi tren yang tidak terhentikan. Karena semua manusia ingin sehat dengan mencegah sakit dan melakukan gaya hidup sehat.  

“Karena itu saya yakin wellness tourism menjadi kunci pemulihan pariwisata, karena saya melihat menjadi pilihan utama sekarang banyak yang ngomong tentang healing termasuk di kalangan anak muda. Padahal healing itu ngapain sih, ya itu benerin feeling supaya lebih baik dan salah satunya dengan wellness tourism ini,” tandasnya.

Di sisi lain, pihaknya mengakui jika pengembangan wellness tourism menjadi tantangan besar bagi pelaku industri di bidang ini termasuk jajaran kementerian di bawahnya. Pasalnya saat ini Indonesia masih menduduki peringkat 17 dunia sebagai negara pasar tujuan wisata kebugaran atau wellness tourism. Padahal dengan besarnya potensi yang dimiliki mestinya bisa menjadi Top 5 dunia. 

Baca Juga: APG XI 2022: Layanan Bengkel Kursi Roda Solusi bagi Para Atlet yang Mengalami Kerusakan

“Ini PR yang sangat besar karena ternyata wellness Tourism ini menciptakan 3 juta lapangan kerja baru yang berkualitas. Dan jika terus dikembangkan tidak menutup kemungkinan akan bisa memberikan lapangan kerja yang lebih banyak lagi,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Darah PMI di Kota Solo Rabu 17 Agustus

Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:00 WIB
X