Akhirnya Polresta Solo Tetapkan Dua Tersangka Kasus Bong Mojo

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:58 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat meninjau bangunan liar di atas lahan eks Bong Mojo, Jumat 15 Juli 2022. (ayosolo.id/dok. Prokopim Pemkot Solo)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat meninjau bangunan liar di atas lahan eks Bong Mojo, Jumat 15 Juli 2022. (ayosolo.id/dok. Prokopim Pemkot Solo)

LAWEYAN,AYOSOLO.ID– Polresta Solo akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus jual beli tanah di eks Kuburan (Bong) Mojo, Jebres. Kedua tersangka tersebut diketahui merupakan warga Kota Solo, Kamis 18 Agustus 2022. 

Wakapolresta Solo, AKBP Gatot Yulianto menyampaikan keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara sebanyak empat kali. 

“Kedua tersangka masing-masing berinisial G (60) dan S (40), keduanya merupakan warga Kecamatan Jebres, Solo,” ujarnya dalam pers rilis di Mapolresta Solo, Kamis 18 Agustus 2022. 

Baca Juga: Jadwal Sholat Lima Waktu Klaten Hari Jumat 19 Agustus 2022

Wakapolresta memaparkan, modus yang digunakan kedua tersangka pertamanya adalah dengan membersihkan lahan yang ada di Bong Mojo, kemudian menjual lahan tersebut atau membangun bangunan diatasnya dan lantas menjualnya. Padahal sebagaimana diketahui lahan eks Bong Mojo tersebut berstatus aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dengan Sertifikat Hak Pakai (HP) Nomor 72 dan 61.

"Tersangka G diketahui membangun hunian dan menjualnya sebagai ganti bersih-bersih dan bangunan yang didirikan dengan harga Rp 24 juta, sedangkan untuk tersangka S menjual tanahnya dengan harga Rp 8,5 juta,” ujarnya. 

Dalam kasus tersebut, lanjut Gatot, penyidik telah memeriksa sedikitnya 13 orang saksi. Baik dari pihak pelapor dari Pemkot Solo maupun pembeli lahan. Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya fotokopi bukti kepemilikan Pemkot Solo atas lahan eks Bong Mojo maupun kuitansi. 

Baca Juga: Ingin Punya Pecahan Uang Rupiah Emisi Terbaru? Cek Jadwal dan Syarat Penukarannya, Kuota Terbatas

"Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 18 ayat (1) huruf dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun," tandas Gatot. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Darah PMI di Kota Solo Kamis 6 Oktober 2022

Kamis, 6 Oktober 2022 | 10:00 WIB
X