Pemkot Solo Jamin Ketersediaan Bahan Pokok Penting Pasca Kenaikan BBM, Minta Masyarakat Tak Panic Buying

- Sabtu, 17 September 2022 | 20:28 WIB
Pemkot Solo menjamin ketersediaan bahan pokok penting pasca kenaikan harga BBM. (ayosolo.id/dok. Prokopim Pemkot Solo)
Pemkot Solo menjamin ketersediaan bahan pokok penting pasca kenaikan harga BBM. (ayosolo.id/dok. Prokopim Pemkot Solo)

AYOSOLO.ID– Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menjamin ketersediaan bahan pokok penting pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Termasuk memastikan harga barang-barang kebutuhan masyarakat tak melambung tinggi dengan tetap menjaga inflasi

Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag), Heru Sunardi. Ia menegaskan tugas pemerintah diantaranya menjamin kebutuhan pokok penting dalam posisi aman terkendali. Apalagi  pasca kenaikan BBM seperti saat ini. 

“Pastinya pasca kenaikan BBM ada kenaikan harga barang, termasuk bahan pokok penting karena salah satu BBM yang naik adalah BBM solar dan karena perpindahan barang dari titik satu ke titik yang lainnya atau dari produksi ke pasar itu otomatis kendaraan membutuhkan solar pasti akan berdampak pada kenaikan harga,” ujarnya.

Baca Juga: Soal Penggunaan Kendaraan Listrik untuk Operasional Dinas, Gibran Tegaskan Belum Jadi Prioritas Pemkot Solo

Namun ia mengatakan masyarakat tak perlu mengkhawatirkan hal tersebut karena saat ini stok barang mencukupi dan meski terjadi kenaikan harga namun masih dalam taraf wajar. 

“Jadi tugas pemerintah itu kan menjamin barang pokok penting ketersediaannya itu adalah aman, cukup, harga terkendali. Karena apabila bahan pokok penting itu tidak cukup, tidak aman, tidak terkendali, itu akan berdampak harga-harga yang menjadi liar,” paparnya. 

“Jadi sudah tugas pemerintah diantaranya bagaimana barang-barang itu ketersediaannya cukup. Karena hukumnya penawaran permintaan kalau yang ditawarkan cukup permintaannya stabil, harga itu juga tidak banyak bergeraknya. Itu tugas pemerintah karena dampak dari kenaikan itu kalau tidak dikendalikan pemerintah ikut mengatur itu adalah ke inflasi,” imbuh Heru.

Baca Juga: Melihat Keberagaman Tiga Etnis di Kelurahan Jayengan dalam Jawarna

Karena itu, lanjutnya, diharapkan masyarakat tidak perlu panik hingga melakukan aksi borong barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan alias panic buying. Karena hal itu yang justru akan membuat harga makin melambung tinggi seiring dengan kelangkaan barang karena permintaan yang melonjak tajam.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Darah PMI di Kota Solo Kamis 6 Oktober 2022

Kamis, 6 Oktober 2022 | 10:00 WIB
X