Masih Ada Proses Finishing, Masjid Raya Sheikh Zayed Belum Dibuka untuk Umum

- Senin, 14 November 2022 | 20:59 WIB
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo belum dibuka untuk umum pasca peresmian. (ayosolo.id/Wijayanti Putrisejati)
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo belum dibuka untuk umum pasca peresmian. (ayosolo.id/Wijayanti Putrisejati)

BANJARSARI,AYOSOLO.ID– Meski sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, namun ternyata Masjid Raya Sheikh Zayed Solo belum dibuka untuk umum. 

Imam Masjid Raya Sheikh Zayed Solo KH Abdul Karim mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari pelaksana proyek serta Kedutaan UEA untuk membuka masjid bagi masyarakat umum meski sudah diresmikan

“Belum langsung dibuka untuk umum. Kami masih menunggu dari Waskita dan juga kedutaan. Di sisi lain, kami juga belum ada tenaganya untuk menjaga masjid jika hari ini dibuka untuk umum,” ujarnya.

Baca Juga: Berpengalaman untuk Event-Event Besar, Kota Solo Dipilih Jadi Tuan Rumah HIPMI XVII

Terpisah, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan masih ada pengerjaan finishing yang harus diselesaikan sehingga Masjid Raya Sheikh Zayed Solo belum bisa dibuka untuk pengunjung.

“Sabar ya, tunggu dulu. Soalnya masih ada beberapa pekerjaan finishing yang belum diselesaikan. Nanti kalau sudah selesai pasti langsung dibuka untuk umum. Secepatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, belum rampungnya finishing dikarenakan waktu peresmian masjid yang maju lebih cepat tiga hari dari waktu yang direncanakan. Yakni dari tanggal 17 November menjadi 14 November 2022. 

Baca Juga: Miliki Potensi Besar, Mahasiswa Diajak Jadi Player Bukan Hanya Penikmat Teknologi Blockchain

“Soalnya pembukaan masjidnya dipercepat, jadi ada beberapa finishing yang harus diselesaikan, kalau yang besar-besar sudah selesai semua,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap pengerjaan finishing bisa segera diselesaikan sehingga saat pelaksanaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang dimulai 18 November 2022 mendatang sudah bisa dibuka untuk umum.

“Diusahakan saat muktamar sudah bisa dibuka untuk masyarakat. Biar menjadi wisata religi juga pagi penggembira muktamar menikmati Kota Solo,” ucapnya.***



Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X